Selasa, 15 November 2011

Referensi Gambaran Judul Skripsi "Timur Tengah"

Judul ini merupakan referensi yang dapat digunakan sebagai gambaran untuk membuat judul skripsi.

A. Isu-isu Separatisme

1. Perjuangan Nasionalisme Bangsa Kurdi di tengah-tengah Otoritarianisme Pemerintah Pusat Turki.
2. Perjuangan Nasionalisme Bangsa Kurdi di tengah-tengah Otoritarianisme Pemerintah Pusat Irak.
3. Perjuangan Nasionalisme Bangsa Kurdi di tengah-tengah Otoritarianisme Pemerintah Pusat Iran.
4. Perjuangan Nasionalisme Bangsa Kurdi di tengah-tengah Otoritarianisme Pemerintah Pusat Suriah.
5. Gerakan Polisario dalam upaya Self Determination di Sahara Barat.
6. Upaya Pemerintah Marokko dalam Mempertahankan Wilayah Sahara Barat.

B. Isu-isu non-separatisme.

1. Kejahatan Korporatokrasi di balik Serangan AS ke Irak tahun 2003.
2. Penerapan sistem demokrasi konstutisional di Lebanon.
3. Pertikaian Fatah al-Islam versus Militer di Lebanon.
4. Kepentingan AS dan Israel di balik tekanannya terhadap Iran dalam Isu Nuklir.
5. Dukungan Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.
6. Peran Indonesia dalam upaya membantu menyelesaikan konflik di Palestina.
7. Disintegrasi Palestina dan melemahnya perjuangan melawan penduduk Israel.
8. Qua Vadis Konferensi damai Palestina-Israel di penghujung pemerintahan Presiden George. W Bush.
9. Kemampuan Iran dalam melawan tekanan Embargo AS sejak revolusi Khoemi sampai sekarang.
10. Persoalan pengembalian dataran tinggi Golan sebagai salah satu kunci penyelesaian konflik Timur  Tengah.
11. Peran AS bagi penyelesaian Damai Palestina-Israel.
12. Kepentingan Iran mendukung Perjuangan Gerakan Palestina Merdeka.
13. Kebijakan pengakhiran pendudukan AS di Irak melalui Pakta Keamanan AS-Irak tahun 2008.
14. Upaya Mesir bagi Rekonsiliasi Internal Palestina-Israel.
15. Peran kelompok kuartet bagi upaya perdamaian Palestina-Israel.
16. Peran Liga Arab dalam upaya perdamaian Palestina-Israel.
17. Dukungan Liga Arab terhadap Presiden Omar Hasan al-Basyir terkait Krisis Darfur di Sudan.
18. Tuntutan Mahkamah Internasional terhadap Predisen Omar Hasan al-Basyir dalam Krisis Darfur.
19. Kendala-kendala dalam pemulihan Perdamaian Palestina-Israel pasca terbentuknya Pemerintahan Israel di bawah Benyamin Netanyahu.
20. Politik keterbukaan Abdullah bin Abdul Azis dari Arab Saudi.
21. Pergeseran Politik Luar Negeri AS di Timur Tengah masa Pemerintahan Barrack Obama.
22. Keputusan Indonesia keluar dari OPEC.
23. Kemenangan kembali Mahmoud Ahmadinejad dalam Pemilu Iran Juli 2009.
24. Kemenangan kelompok Pro-Barat dalam Pemilu Parlemen Lebanon 2009.
25. Kebijakan-kebijakan Negara-Negara GCC menghentikan penggunaan mata uang Dollar AS dalam perdagangan minyak.
26. Kebijakan MU PBB menyusun Resolusi tentang Traktat Pengetatan Perdagangan Senjata.
27. DIalog Regional dan Multilateral sebagai sarana mencegah Krisis Nuklir Iran menuju konflik.
28. Isu pemukiman Yahudi sebagai salah satu kendala Perundingan Damai Israel-Palestina.
29. Peningkatan ketegangan perbatasan Saudi-Yaman terkait meluasnya Pemberontakan Syi'ah di Utara Yaman.
30. Resolusi Dewan HAM PBB mendukung Rekomendasi Laporan Richard Goldstone.
31. Keputusan pemerintah Otoritas Palestina mempercepat Pembahasan Isu Perang Gaza.
32. Sikap pemerintah Israel terhadap Rekomendasi Laporan Richard Goldstone tentang Perang Gaza.


Referensi Oleh :

Ibu Dra. Harmiyati, M.si
(Dosen spesialisasi Timur Tengah Jurusan Hubungan Internasional UPN "Veteran" Yogyakarta)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar